Friday, November 14, 2008

Sekolah Sebagai Ajang Lomba

Sekolah sekarang isinya cuma tes-tes doang. Murid-murid justru lebih banyak belajar bersama guru privat dibandingkan dengan guru pelajaran di sekolah. Kenapa? Padahal orang tua kita bayaran sekolah supaya kita bisa belajar dan jadi pintar. Akan tetapi sekarang sekolah hanya menjadi ajang perlombaan akademis maupun non akademis. Selain memberikan tekanan kepada mental siswa, semua itu saaaaaaaaaaaaaaaaaaaangat melelahkan! Waw!
Bayangin, masuk sekolah jam 7 pagi, kira-kira mulai belajar jam 7.30. Istirahat jam 10 selama 15 menit, terus belajar lagi dan istirahat siang serta ibadah Dzuhur untuk yg beragama Islam pada pukul 12. Eh, belajar lagi, baru selesai jam 2.30. Ibadah Ashar sampai 3.30, baru pulang. Setelah semua itu, banyak lagi kegiatan yg menanti. Mungkin ada les mata pelajaran, mungkin les kesenian, les olah raga, atau bahkan les mengaji.
Setelah melalui semua itu dari hari Senin-Jumat, hari Sabtu-Minggu yg seharusnya menjadi waktu yg tepat untuk beristirahat, justru diisi dengan kegiatan yg sangat seru. Menjelajahi buku-buku pelajaran! Yeeeeeeeeeeeeei! BAHKAN MASIH ADA PR DI WEEKEND! Sebenarnya yg penting adalah peringkat, atau kenyataan bahwa sang murid sendiri mengerti tujuan dari pembelajaran itu sendiri sih?
Kenapa kita harus belajar lagi di luar sekolah? Apakah sekolah hanya tempat kita menerima nilai dari apa yg kita pelajari, justru kebanyakan di luar sekolah. Entah bersama guru privat atau bimbingan belajar dan yg lainnya.

0 comments:

Followers